Bagaimana Cara Membuat Kesimpulan Sesuai Kaidah dan Benar

cara membuat kesimpulan

Mengakhiri sebuah tulisan sering kali terasa lebih sulit daripada memulainya. Saat semua pembahasan sudah selesai, masih banyak yang bingung menyusun penutup yang ringkas tanpa mengulang isi pembahasan secara mentah.

Membuat kesimpulan yang tepat dapat membantu pembaca menangkap inti tulisan sekaligus memberikan penutup yang lebih kuat dan mudah dipahami. Yuk, simak bagaimana cara membuat kesimpulan yang benar sesuai kaidah berikut ini.

Pengertian Kesimpulan Menurut Para Ahli

Kesimpulan merupakan bagian penutup yang menyatukan seluruh hasil pembahasan menjadi satu gagasan yang utuh. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan kesimpulan sebagai keputusan yang diperoleh melalui proses berpikir, baik secara deduktif maupun induktif.

Menurut Merriam-Webster kesimpulan diartikan sebagai hasil penilaian atau keputusan yang dibangun berdasarkan premis maupun informasi yang telah tersedia. 

Menurut USC Libraries, kesimpulan tidak hanya berisi rangkuman isi tulisan, tetapi juga menunjukkan alasan mengapa hasil penelitian atau pembahasan tersebut layak diperhatikan oleh pembaca.

Menurut Cambridge Rindge & Latin School menjelaskan bahwa kesimpulan berada pada bagian paling akhir karya tulis atau presentasi sebagai tempat untuk menyampaikan inti dari seluruh pembahasan. 

Menurut gambaran yang lebih umum, kesimpulan memiliki dijelaskan sebagai bagian terakhir dari suatu pembahasan atau rangkaian informasi. Melalui bagian inilah pembaca memperoleh gambaran akhir yang merangkum keseluruhan isi sehingga pesan utama yang ingin disampaikan penulis menjadi lebih mudah dipahami.

Baca Juga: 10+ AI untuk Membuat Kesimpulan Otomatis

Mengapa Kesimpulan Harus Orisinil?

Kesimpulan menjadi bagian yang menunjukkan bagaimana kamu memahami seluruh isi pembahasan. Karena itu, isi kesimpulan sebaiknya disusun menggunakan pemahaman sendiri, bukan sekadar menyalin beberapa kalimat dari bab sebelumnya. Cara ini membuat alur tulisan tetap terasa utuh dan menunjukkan bahwa hasil analisis benar-benar dipahami.

Kesimpulan yang orisinil juga membantu menjaga kualitas karya tulis. Pembaca tidak akan menemukan pengulangan yang sama persis dengan bagian pembahasan, melainkan memperoleh gambaran singkat mengenai hasil akhir yang berhasil dicapai.

Baca Juga: Outline Penelitian Adalah: Manfaat, Cara Membuat dan Contoh

Tujuan dan Manfaat Membuat Kesimpulan

Beberapa tujuan dan manfaat membuat kesimpulan antara lain sebagai berikut:

  • Merangkum inti pembahasan,
  • Menjawab rumusan masalah
  • Menunjukkan hasil penelitian atau pembahasan
  • Membantu menegaskan kembali gagasan utama yang ingin disampaikan penulis. 
  • Memudahkan pembaca memahami isi tulisan.
  • Menjadi landasan dalam menyusun rekomendasi berikutnya. 
  • Meningkatkan kualitas karya tulis.

Penerbit Buku Deepublish Jakarta memiliki E-Book Menaklukkan Writer’s Block yang bisa bisa membantu anda dalam mengambil tindakan saat pikiran buntu-buntunya

Ciri-Ciri Kesimpulan yang Benar dan Baik

Setiap karya tulis membutuhkan penutup yang mampu merangkum seluruh pembahasan secara tepat. Agar hasil akhirnya tidak terasa menggantung atau justru keluar dari topik, ada beberapa ciri yang perlu kamu perhatikan saat menyusun kesimpulan. 

1. Sesuai dengan Isi Pembahasan

Kesimpulan harus mencerminkan isi pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya. Seluruh poin yang disampaikan perlu berasal dari hasil analisis atau uraian dalam isi tulisan sehingga tetap relevan dengan topik yang dibahas.

Hindari memasukkan informasi baru yang belum pernah dijelaskan pada bagian pembahasan. Jika muncul ide atau data tambahan di bagian akhir, pembaca justru akan merasa alur tulisan menjadi tidak konsisten dan kehilangan fokus utama.

2. Ditulis Secara Singkat, Padat, dan Jelas 

Kesimpulan bukan tempat untuk mengulang seluruh isi pembahasan secara rinci. Kamu cukup menyampaikan inti dari setiap hasil pembahasan menggunakan kalimat yang efektif sehingga pembaca dapat memahami pesan utamanya dalam waktu singkat.

Meski ringkas, isi kesimpulan tetap harus lengkap dan mudah dipahami. Hindari penggunaan kalimat yang bertele-tele atau berputar-putar karena justru membuat inti pembahasan menjadi kurang terlihat.

3. Menjawab Rumusan Masalah atau Tujuan Penelitian

Dalam karya ilmiah, setiap rumusan masalah yang diajukan pada awal tulisan perlu memperoleh jawaban di bagian kesimpulan. Jawaban tersebut berasal dari hasil analisis yang telah dilakukan, bukan berdasarkan pendapat pribadi penulis. Jika penelitian memiliki beberapa tujuan, seluruh tujuan tersebut sebaiknya tercermin dalam kesimpulan.

4. Disusun Menggunakan Kalimat Baru

Banyak orang mengira kesimpulan cukup dibuat dengan menyalin beberapa paragraf dari pembahasan. Padahal, cara tersebut kurang tepat karena bagian penutup seharusnya menjadi rangkuman yang ditulis kembali menggunakan susunan kalimat yang baru.

Menulis ulang dengan gaya bahasa sendiri juga membuat isi kesimpulan terasa lebih natural. Selain meningkatkan kualitas tulisan, langkah ini membantu menjaga orisinalitas karya dan mengurangi tingkat kemiripan dengan bagian sebelumnya.

5. Disampaikan Secara Objektif dan Berdasarkan Fakta

Isi kesimpulan harus didasarkan pada hasil pembahasan, data penelitian, atau fakta yang telah dibuktikan. Hindari memasukkan opini pribadi yang tidak memiliki dasar karena dapat mengurangi kredibilitas karya tulis.

Objektivitas menjadi salah satu ciri utama kesimpulan yang baik. Ketika seluruh pernyataan didukung oleh hasil analisis, pembaca akan lebih mudah menerima hasil akhir yang disampaikan dan memahami hubungan antara pembahasan dengan penutup tulisan.

Cara Membuat Kesimpulan Karya Ilmiah

Setelah mengetahui ciri-ciri kesimpulan yang baik, sekarang saatnya memahami bagaimana menyusunnya secara sistematis. Langkah-langkah berikut dapat kamu terapkan pada berbagai jenis karya tulis, mulai dari makalah, artikel ilmiah, laporan penelitian, hingga skripsi. 

1. Pahami Kembali Tujuan Penulisan

Sebelum menulis kesimpulan, baca kembali tujuan penulisan atau rumusan masalah yang telah kamu buat pada bagian pendahuluan. Langkah ini membantu memastikan bahwa isi penutup tetap selaras dengan arah pembahasan dari awal hingga akhir. 

2. Identifikasi Poin-Poin Penting dari Pembahasan 

Setelah memahami tujuan penulisan, tandai beberapa poin utama yang muncul dalam pembahasan. Kamu tidak perlu mengambil seluruh isi setiap subbab, cukup pilih informasi yang benar-benar menjadi inti pembahasan.

Cara ini akan memudahkan proses merangkum tanpa kehilangan informasi penting. Selain membuat alur lebih runtut, pembaca juga dapat menangkap hasil utama tulisan dengan lebih cepat.

3. Hubungkan Hasil Pembahasan dengan Rumusan Masalah 

Kesimpulan yang baik selalu memiliki hubungan yang jelas dengan rumusan masalah. Jika penelitian memiliki lebih dari satu rumusan masalah, jawablah semuanya secara ringkas. Dengan begitu, kesimpulan karya ilmiah akan menunjukkan bahwa seluruh tujuan penelitian telah dibahas secara menyeluruh.

4. Susun Menggunakan Kalimat Baru 

Banyak penulis masih melakukan copy-paste dari bagian pembahasan ketika menyusun kesimpulan. Padahal, cara tersebut membuat bagian penutup terasa berulang dan kurang menunjukkan kemampuan penulis dalam merangkum hasil analisis. Sebaiknya rangkai kembali seluruh gagasan menggunakan susunan kalimat yang baru.

5. Hindari Menambahkan Informasi Baru 

Kesimpulan berfungsi merangkum hasil pembahasan, bukan membuka topik baru. Karena itu, hindari memasukkan teori, data, atau fakta yang belum pernah dibahas pada bagian sebelumnya.

Apabila masih ada pembahasan yang ingin dikembangkan, kamu dapat menyampaikannya pada bagian saran, bukan kesimpulan. Inilah alasan mengapa cara membuat kesimpulan dan saran perlu dibedakan meskipun keduanya berada di bagian akhir karya tulis.

6. Gunakan Bahasa yang Ringkas, Jelas, dan Objektif 

Gunakan kalimat yang langsung mengarah pada inti pembahasan tanpa berputar-putar. Bahasa yang sederhana akan membantu pembaca memahami hasil penelitian dengan lebih mudah, terutama jika tulisan memuat pembahasan yang cukup kompleks.

Selain ringkas, isi kesimpulan juga harus objektif. Semua pernyataan yang ditulis perlu didasarkan pada hasil penelitian atau pembahasan sehingga tidak terkesan sebagai opini pribadi penulis.

7. Lakukan Pengecekan Sebelum Karya Tulis Diselesaikan 

Sebelum naskah dikumpulkan atau dipublikasikan, baca kembali bagian kesimpulan secara menyeluruh. Pastikan tidak ada kalimat yang bertentangan dengan isi pembahasan maupun tujuan penelitian. 

Baca Juga: Cara Menentukan Objek Penelitian: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Contoh Membuat Kesimpulan

Setiap jenis karya tulis memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga bentuk kesimpulannya pun tidak selalu sama. Ada yang ditulis dalam bentuk paragraf, ada pula yang disusun menggunakan poin-poin agar hasil penelitian lebih mudah dipahami. 

1. Contoh Kesimpulan Makalah

Misalnya, sebuah makalah membahas tentang “Peran Literasi Digital dalam Mencegah Penyebaran Hoaks di Kalangan Mahasiswa.”

Kesimpulan: 

Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, literasi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menyaring informasi yang beredar di media digital. Kemampuan memahami sumber informasi, memverifikasi fakta, dan berpikir kritis menjadi bekal utama agar mahasiswa tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Selain dipengaruhi oleh kemampuan individu, keberhasilan literasi digital juga memerlukan dukungan dari lingkungan kampus melalui edukasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, peningkatan literasi digital tidak hanya menjadi tanggung jawab mahasiswa, tetapi juga seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan.

2. Contoh Kesimpulan Jurnal

Sebagai contoh, berikut kesimpulan dari jurnal yang meneliti “Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Motivasi Belajar Siswa.”

Kesimpulan:

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Penyajian materi yang lebih menarik membuat siswa lebih aktif mengikuti proses pembelajaran serta lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Analisis data juga memperlihatkan adanya peningkatan partisipasi siswa selama kegiatan belajar berlangsung. Oleh karena itu, media pembelajaran interaktif dapat menjadi salah satu alternatif yang efektif untuk mendukung proses pembelajaran, terutama pada materi yang membutuhkan visualisasi.

3. Contoh Kesimpulan Skripsi

Contoh berikut berasal dari skripsi mengenai “Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan pada Perusahaan Jasa.”

Kesimpulan:

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:

  1. Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan berdasarkan hasil uji statistik yang telah dilakukan.
  2. Dimensi kecepatan pelayanan, keramahan petugas, dan kemampuan memberikan solusi menjadi faktor yang paling memengaruhi tingkat kepuasan pelanggan.
  3. Semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan perusahaan, semakin tinggi pula tingkat loyalitas pelanggan untuk menggunakan kembali layanan tersebut.
  4. Perusahaan disarankan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan standar pelayanan agar kepuasan pelanggan tetap terjaga.

4. Contoh Kesimpulan Laporan Penelitian

Misalnya, laporan penelitian membahas “Program Bank Sampah Berbasis Masyarakat di Kawasan Perkotaan.”

Kesimpulan:

Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bank sampah mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Edukasi yang dilakukan secara rutin membuat warga mulai membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Secara umum, hasil penelitian dapat dirangkum sebagai berikut.

  • Program berhasil mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir.
  • Partisipasi masyarakat meningkat setelah adanya pelatihan dan pendampingan secara berkala.
  • Dukungan pemerintah daerah dan pengurus lingkungan menjadi faktor utama keberhasilan program.
  • Kendala yang masih dihadapi meliputi keterbatasan sarana pendukung, belum meratanya keterlibatan warga, serta minimnya kegiatan evaluasi program.

Berdasarkan temuan tersebut, penguatan sosialisasi, penyediaan fasilitas yang memadai, dan evaluasi berkala perlu terus dilakukan agar program dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas.

Itulah cara membuat kesimpulan yang dapat kamu terapkan pada berbagai jenis karya tulis. Ketika disusun berdasarkan hasil pembahasan, ditulis menggunakan kalimat baru, dan tetap objektif, kesimpulan akan mampu memperkuat isi tulisan secara keseluruhan. Semoga panduan ini membantu kamu menyusun penutup yang lebih runtut, jelas, dan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. 

Sumber: 

“Pengertian, Cara Membuat dan Contoh Kesimpulan.” Deepublish Store, 25 Jun. 2023, https://deepublishstore.com/blog/penelitian-skripsi/pengertian-kesimpulan/?srsltid=AfmBOool6Dx8bm7B3u_4jDWN2SwbhXHEZTa7E6ZUOSeMr0Q5LuvuLemo#1_Contoh_Kesimpulan_Makalah.

“Cara Membuat Kesimpulan yang Benar, Lengkap dengan Contoh.” Quipper Blog, 1 Mar. 2023, http://quipper.com/id/blog/mapel/bahasa-indonesia/cara-membuat-kesimpulan/#Tujuan_dan_Manfaat_Kesimpulan.

“Cara Membuat Kesimpulan Sesuai Kaidah yang Baik dan Benar.” Gramedia Blog, http://gramedia.com/literasi/cara-membuat-kesimpulan/#Ciri-ciri_Kesimpulan_yang_Baik_dan_Benar.

“Masih Bingung Cara Membuat Kesimpulan Makalah yang Benar? Jangan Sampai Hanya Sekadar Salin Tempel dari Bab Pembahasan ya!” Ma’soem University, 14 Apr. 2026, https://masoemuniversity.ac.id/artikel/masih-bingung-cara-membuat-kesimpulan-makalah-yang-benar-jangan-sampai-hanya-sekadar-salin-tempel-dari-bab-pembahasan-ya/.

Picture of Wahyu Adji
Wahyu Adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di penerbit buku Deepublish

Tinggalkan Komentar