
Daftar Isi
ToggleKegiatan ACE Gathering Banten 2026
Asosiasi Chief Engineering (ACE) Banten sukses menyelenggarakan Seminar dan Gathering 2026 yang dihadiri para profesional, pengelola gedung, pelaku industri perhotelan, dan berbagai pelaku usaha dari wilayah Banten dan sekitarnya. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat solidaritas antaranggota sekaligus meningkatkan kompetensi di bidang engineering dan manajemen teknis.
Mengusung tema “Strategi IPTEK K3 Melalui 5R/5S untuk Meningkatkan Kompetensi Menuju SDM Unggul di Era Industri 5.0”, seminar menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman yang membahas perkembangan teknologi, efisiensi energi, sistem keamanan gedung, hingga tantangan dunia engineering di era digital. Budaya kerja 5R/5S yang meliputi Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin, menjadi fondasi penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Ketua ACE Banten, Wawan Kurniawan, menegaskan bahwa Era Industri 5.0 menuntut keseimbangan antara kemajuan teknologi, keselamatan kerja, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun wadah komunikasi dan kolaborasi bagi para chief engineering agar dapat terus berkembang, berbagi pengalaman, serta menghadapi tantangan industri dengan lebih siap,” ujarnya di The Spring Club, Gading Serpong, Tangerang.
Selain seminar, momentum perayaan satu dekade ACE Banten turut dirayakan dengan peluncuran buku berjudul Manajemen Fasilitas: Menjaga Keandalan, Memperpanjang Usia. Buku ini diharapkan menjadi referensi penting bagi para profesional engineering dalam mengelola fasilitas secara efektif dan berkelanjutan. Sesi gathering dan networking juga menjadi bagian penting dari acara, memberi kesempatan bagi peserta untuk memperluas relasi profesional serta bertukar pengalaman.
Pelaksanaan seminar ini semakin meriah dengan hadirnya puluhan booth pameran dari berbagai sektor industri, seperti pengelolaan limbah, waterproofing, elevator, eskalator, sistem pendingin udara (AC), pompa air, dan layanan teknis lainnya. Sebanyak 59 vendor ikut berpartisipasi, membuka peluang diskusi langsung, kerja sama, serta informasi terkini tentang inovasi dan tren pasar. Kehadiran vendor ini memberikan nilai tambah bagi peserta karena mereka bisa langsung melihat implementasi teknologi terbaru sekaligus memperkuat jaringan bisnis.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari para peserta, yang menilai bahwa seminar dan gathering tidak hanya meningkatkan wawasan teknis tetapi juga memperkuat solidaritas profesional di wilayah Banten. Wawan menambahkan, kolaborasi antara komunitas, pelaku usaha, dan mitra industri menjadi kunci terciptanya ekosistem bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan. Ia berharap acara serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun guna mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan kemajuan dunia engineering di Indonesia.
Selain fokus pada pengembangan teknis, kegiatan ini juga menjadi forum strategis bagi peserta untuk membangun jejaring dan membuka peluang kerja sama baru. Interaksi yang terjalin selama acara diyakini dapat mendorong terciptanya berbagai inovasi dan memperluas cakupan profesionalisme bagi seluruh anggota ACE Banten. Dengan demikian, seminar dan gathering 2026 menjadi salah satu upaya penting dalam menghadapi dinamika industri 5.0, di mana penguasaan IPTEK, keselamatan kerja, dan kualitas SDM menjadi faktor kunci keberhasilan.
ACE Banten menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan wadah kolaborasi yang efektif antara komunitas, pelaku usaha, dan mitra industri. Seminar dan gathering ini bukan sekadar acara tahunan, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan SDM unggul, memperkuat jaringan profesional, dan mendorong kemajuan industri teknik di Indonesia.
Keterlibatan Penerbit Deepublish Jakarta
Alam kegiatan tersebut Penerbit Deepublish Jakarta memiliki kesempatan untuk berkolaborasi bersama Janatika Putra Perdana dan Wawan Kurniawan dan berhasil menerbitkan buku berjudul “Manajemen Fasilitas: Menjaga Keandalan, Memperpanjang Usia”.
Buku ini di launching saat kegiatan ACE Banten 2026 dilaksanakan, konsultan penerbit jakarta, Safah Thalib menghadiri kegiatan tersebut sebagai perwakilan dari penerbit Deepublish Jakarta dan sekalian menerima plakat sebagai konstribusi deepublish dalam menerbitkan buku tersebut.
Penerbit Deepublish Jakarta akan selalu menjaga integritas pada dunia pendidikan terkhususnya pada pendidikan perguruan tinggi, karena masa depan pendidikan Indonesia dibentuk oleh perguruan tinggi yang berkualitas dan memiliki buku pegangan yang tepat dan sesuai.






