Jakarta dan wilayah sekitarnya bukan hanya pusat pemerintahan dan bisnis, tetapi juga rumah bagi banyak kampus peneliti dengan budaya akademik yang kuat. Di lingkungan ini, riset tidak berhenti di ruang kelas, melainkan berkembang menjadi buku, publikasi ilmiah, dan karya yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Jika Anda ingin mengenal kampus dengan ekosistem riset yang aktif dan produktif, daftar top kampus peneliti di Jakarta dan sekitarnya berikut layak untuk disimak.
Daftar Isi
Toggle1. Universitas Indonesia (UI)
Universitas Indonesia dikenal sebagai salah satu kampus peneliti paling konsisten di Indonesia. Tradisi riset di UI telah terbangun lama melalui kolaborasi lintas disiplin, pusat kajian unggulan, serta jejaring internasional yang kuat. Tidak heran jika UI menjadi rujukan banyak perguruan tinggi lain dalam pengembangan penelitian.
Produktivitas dosen UI tercermin dari banyaknya karya buku yang lahir dari hasil riset akademik. Sejumlah dosen Jakarta dari UI, seperti Prof. Agus Setiawan, S. Kp., M.N., D.N. dan Prof. Dr. Irfan Ridwan Maksum, M.Si., aktif menulis buku ilmiah yang digunakan sebagai referensi di berbagai institusi pendidikan.
Buku-buku tersebut tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan isu kebijakan maupun kebutuhan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa riset di UI diarahkan untuk memberi kontribusi nyata, bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik.
2. Bina Nusantara (BINUS)
Bina Nusantara atau BINUS University dikenal sebagai kampus yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Di balik citranya sebagai kampus teknologi dan bisnis, BINUS juga berkembang sebagai kampus peneliti dengan fokus riset terapan dan multidisipliner.
Banyak penulis di Jakarta dari BINUS yang aktif menerbitkan buku berdasarkan hasil kajian akademik. Assoc. Prof. Dr. Aryusmar menulis buku referensi di bidang jurnalistik, sementara Jajat Sudrajat, S.E., M.M. dikenal melalui karya-karyanya di bidang kewirausahaan. Di bidang psikologi, Dr. Yosef Dedy Pradipto, L.Th., M.Hum., M.Si. juga produktif menghasilkan buku ilmiah.
Kekuatan riset BINUS terletak pada kemampuannya menjembatani teori dan praktik industri. Karya-karya dosen BINUS banyak digunakan sebagai bahan ajar sekaligus referensi praktis bagi profesional.
3. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Sebagai perguruan tinggi yang berakar pada pendidikan, Universitas Negeri Jakarta memiliki kekuatan riset di bidang pedagogik, sosial, dan humaniora. UNJ berkembang sebagai kampus peneliti yang konsisten mendorong dosennya untuk aktif menulis dan meneliti.
Nama-nama seperti Prof. Dr. Ninuk Lustyantie, M.Pd. dan Dr. Siti Gomo Attas, M.Pd. dikenal luas melalui karya ilmiah di bidang pendidikan dan bahasa. Selain itu, Dr. Ir. Teguh Trianung Djoko Susanto, MM. dan Dr. Evitha Soraya, M.Pd. turut memperkaya khazanah riset UNJ, serta beberapa penulis lainnya.
Melalui kerja sama penerbitan dengan Deepublish, buku-buku hasil riset dosen UNJ dapat dipublikasikan secara profesional. Kolaborasi ini membantu memperkuat peran UNJ sebagai institusi akademik berbasis riset.
4. Universitas Pamulang
Universitas Pamulang menunjukkan bahwa kampus swasta juga mampu berkembang sebagai kampus peneliti. Dengan jumlah dosen yang besar dan latar belakang keilmuan yang beragam, riset menjadi salah satu pilar pengembangan akademik di kampus ini.
Beberapa dosen Jakarta dari Universitas Pamulang, seperti Dr. Susanto, S.H., S.M., S.Ak., M.M., M.H., M.A.P. dan Dr. Bachtiar, S.H., M.H., Sri Utaminingsih, S.H., S.Pd., M.MPd., M.H. juga dikenal produktif menghasilkan buku dan karya ilmiah.
Buku-buku yang dihasilkan tidak hanya mendukung kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga menjadi bukti konkret aktivitas riset dosen. Hal ini memperkuat citra Universitas Pamulang sebagai kampus yang serius mengembangkan budaya menulis.
5. UIN Syarif Hidayatullah
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dikenal sebagai kampus dengan kekuatan riset di bidang keislaman, sosial, dan pendidikan. Kampus ini berkembang sebagai kampus peneliti yang memadukan perspektif keilmuan modern dan nilai-nilai keislaman.
Prof. Dr. Zulfiani, M.Pd. dan Prof. Dr. H. Nurochim, M.M. merupakan contoh penulis di Jakarta yang aktif menghasilkan buku. Salah satu karya Prof. Nurochim berjudul Ekonomi Pendidikan bahkan menjadi buku best seller di Deepublish.
Selain itu, Prof. Dr. Armai Arief, M.A. dikenal memiliki lebih dari 13 buku dan berbagai artikel ilmiah. Khaeron Sirin, M.A. juga berkontribusi melalui karya-karya di bidang hukum, dan beberapa penulis lainnya.
Kolaborasi UIN Syarif Hidayatullah dengan Deepublish memperkuat distribusi buku dosen ke tingkat nasional. Publikasi ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan reputasi riset kampus.
6. Universitas Pakuan
Universitas Pakuan di Bogor juga masuk dalam jajaran kampus peneliti di sekitar Jakarta. Kampus ini aktif mendorong dosen dan alumninya untuk menulis buku berbasis penelitian.
Sejumlah alumni dan dosen, seperti Mujito, S.E., M.M., Andina Sopandi N., M.Pd., dan Ahmad Hidayat, M.Pd., telah menghasilkan buku akademik. Karya-karya tersebut mencerminkan keberlanjutan budaya riset meskipun penulis telah lulus dari institusi. Beberapa dosen, seperti Sri Utaminingsih, S.H., S.Pd., M.MPd., M.H., juga terlibat dalam penulisan buku.
Kerja sama dengan Deepublish membantu Universitas Pakuan memperluas dampak karya ilmiah dosen dan alumninya melalui penerbitan yang profesional.
7. Universitas Trisakti
Universitas Trisakti secara konsisten menghasilkan publikasi ilmiah dari berbagai bidang keilmuan. Kampus ini dikenal sebagai kampus peneliti yang aktif mengembangkan riset terapan dan kebijakan publik.
Kontribusi dosen seperti Dr. Ir. Martinus Bambang Susetyarto, M.T. dan Punto Wijayanto, S.T., M.Eng. terlihat melalui buku-buku yang diterbitkan. Selain itu, alumni seperti Dr. Bachtiar, S.H., M.H. dan H. Iskandar Zulkarnain, S.H., M.H. juga turut memperkaya publikasi ilmiah.
Karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa riset di Universitas Trisakti tidak berhenti di kampus, tetapi terus berkembang melalui kontribusi alumni.
Keberadaan kampus peneliti di Jakarta dan sekitarnya menunjukkan bahwa riset telah menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi. Melalui buku dan publikasi ilmiah, dosen di Jakarta berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Untuk mendukung hal tersebut, Penerbit Deepublish menghadirkan layanan Kerja Sama Institusi. Layanan ini dirancang untuk membantu perguruan tinggi meningkatkan akreditasi melalui peningkatan kuantitas dan kualitas publikasi buku dosen, sejalan dengan poin ke-5 Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, yaitu hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat atau mendapat rekognisi internasional. Melalui kerja sama pra-penerbitan, penerbitan, hingga pemasaran buku, Deepublish siap menjadi mitra strategis institusi pendidikan.

