Contoh Laporan Penelitian: Struktur dan Cara Membuatnya

contoh laporan penelitian

Mengapa penting mempelajari contoh laporan penelitian? Pertama, Anda dapat menyajikan temuan secara jelas kepada pembaca. Kedua, laporan penelitian yang terstruktur baik memudahkan orang lain untuk mereplikasi atau memahami penelitian Anda. 

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan contoh laporan penelitian yang dirancang untuk membantu Anda memahami setiap bagiannya dengan mudah.

Baca Juga: Apa Itu Variabel Penelitian? Jenis, Cara Menentukan, dan Contoh

Pengertian Laporan Penelitian Menurut Ahli

Laporan penelitian adalah dokumen yang memuat keseluruhan proses penelitian, mulai dari latar belakang, metode, hasil, hingga kesimpulan. Keberadaan laporan ini membantu pembaca memahami bagaimana sebuah penelitian dilakukan sekaligus menilai kualitas hasil yang diperoleh.

Menurut Sugiyono (2015), laporan penelitian disusun untuk memberikan gambaran yang lengkap dan sistematis mengenai suatu penelitian. Dengan penyajian yang runtut, pembaca dapat mengikuti alur penelitian secara utuh, mulai dari permasalahan yang diangkat hingga hasil analisis yang diperoleh.

Suharsimi Arikunto (2010) menjelaskan bahwa laporan penelitian merupakan bentuk komunikasi ilmiah yang digunakan untuk menyampaikan hasil pemikiran, proses, dan temuan penelitian kepada pihak lain. Artinya, laporan ini menjadi media agar hasil penelitian tidak berhenti pada peneliti saja, tetapi juga dapat dipelajari, dikembangkan, bahkan dijadikan referensi oleh orang lain.

Menurut Kerlinger ialah proses menemuan yang mempunyai karakteristik sistematik dan terkontrol, empiris dan berdasarkan pada tiori dan hipotesis atau jawaban sementara.

Menurut Bahdin (35:2005) laporan penelitian adalah karya tulis yang berisi paparan tentang proses dan hasil-hasil yang diperoleh dari suatu kegiatan penelitan.

Baca Juga: 8 Contoh Metode Penelitian dan Penerapannya dalam Karya Ilmiah

Struktur Umum Laporan Penelitian

Sebelum melihat contoh laporan penelitian, penting bagi Anda memahami struktur umumnya. Laporan penelitian terdiri dari beberapa bagian utama yang harus disusun secara sistematis, antara lain:

1. Judul

Judul merupakan representasi singkat dari isi penelitian Anda. Judul yang baik harus informatif, jelas, dan menggambarkan fokus utama penelitian. Pastikan Anda memilih judul yang sesuai dan tidak terlalu panjang.

Judul yang efektif juga membantu menarik perhatian pembaca dan memberikan konteks yang tepat. Hindari penggunaan kata yang ambigu atau umum, seperti “Studi tentang” tanpa informasi tambahan.

2. Abstrak

Abstrak adalah ringkasan singkat dari seluruh isi laporan. Komponen ini mencakup latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Abstrak yang baik harus padat dan berisi informasi penting dalam 150-250 kata, umumnya. Tujuannya adalah memberikan gambaran keseluruhan penelitian tanpa perlu membaca seluruh dokumen.

3. Pendahuluan

Bagian pendahuluan memperkenalkan konteks penelitian, meliputi latar belakang, rumusan masalah, tujuan, dan manfaat penelitian.

Latar belakang menjelaskan alasan pentingnya topik tersebut. Rumusan masalah merinci pertanyaan penelitian, sementara tujuan menyebutkan hasil yang ingin dicapai. Manfaat menjelaskan bagaimana penelitian dapat memberikan kontribusi bagi bidang terkait.

Penerbit Buku Deepublish memiliki E-Book Panduan Cepat Menulis yang dapat membantu anda menyelesaikan naskah buku dengan cepat dan terukur

4. Kajian Pustaka

Kajian pustaka membahas teori dan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Anda perlu menyajikan literatur yang mendukung penelitian serta menghubungkannya dengan masalah yang dikaji. Tujuannya adalah memberikan dasar teori yang kuat untuk analisis data.

5. Metodologi Penelitian

Metodologi menjelaskan pendekatan yang digunakan, mulai dari desain penelitian hingga teknik pengumpulan data. Sertakan informasi tentang populasi, sampel, serta metode analisis yang diterapkan. Transparansi dalam metode sangat penting untuk validitas penelitian.

6. Hasil Penelitian

Bagian ini menyajikan temuan berdasarkan data yang dikumpulkan. Gunakan tabel, grafik, atau diagram untuk memperjelas hasil. Hasil harus dipaparkan secara objektif tanpa interpretasi

7. Pembahasan

Pembahasan menganalisis hasil penelitian, membandingkannya dengan teori atau penelitian sebelumnya. Anda juga dapat menyoroti keterbatasan dan implikasi temuan untuk penelitian lebih lanjut.

8. Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan merangkum jawaban atas pertanyaan penelitian. Saran memberikan rekomendasi yang relevan berdasarkan hasil yang diperoleh

9. Daftar Pustaka

Bagian ini mencantumkan semua referensi yang digunakan sesuai format yang ditentukan, seperti APA atau MLA. Referensi yang tepat meningkatkan kredibilitas penelitian Anda dan mencegah plagiarisme.

10. Lampiran

Terakhir, lampiran. Berisi data tambahan, kuesioner, atau dokumen pendukung lainnya yang digunakan dalam penelitian.

Cara Membuat Laporan Penelitian

Setelah memahami strukturnya, kini Anda bisa memulai belajar tentang cara membuat laporan penelitian:

1. Pahami Tujuan Penelitian

Cara membuat laporan penelitian yang pertama adalah dengan memahami tujuan penelitian itu sendiri. Pastikan Anda memahami sepenuhnya alasan penelitian dilakukan. 

Tujuan yang jelas membantu Anda fokus pada data dan analisis yang relevan. Menentukan tujuan sejak awal memberikan arah yang tepat, memastikan setiap bagian laporan mendukung pencapaian hasil.

2. Kumpulkan Data Secara Sistematis

Kedua, gunakan metode pengumpulan data yang sesuai dengan jenis penelitian Anda. Data yang akurat dan terorganisir memudahkan Anda dalam menyajikan temuan dan membuat analisis yang dapat dipercaya.

3. Ikuti Format Standar

Setiap institusi memiliki panduan format laporan yang harus diikuti. Mengikuti format meningkatkan keterbacaan dan kepatuhan pada standar akademik.

4. Gunakan Bahasa Ilmiah

Selanjutnya, hindari penggunaan bahasa informal atau ambigu. Bahasa yang tepat membantu menyampaikan informasi dengan jelas dan menjaga kredibilitas laporan.

5. Visualisasikan Data

Tambahkan tabel atau grafik untuk memperjelas informasi kompleks. Penyajian visual membuat data lebih mudah dipahami dan menarik bagi pembaca.

6. Periksa dan Revisi

Setelah visualisasi data dilakukan, silahkan Anda meninjau kembali laporan untuk memastikan akurasi dan kelengkapan. Perbaikan penting untuk meningkatkan kualitas laporan sebelum dipublikasikan.

Contoh Laporan Penelitian

Setiap laporan penelitian dapat memiliki topik yang berbeda, tetapi secara umum susunannya tetap mengikuti kaidah penulisan ilmiah. Agar kamu lebih mudah memahami formatnya, berikut tiga contoh laporan penelitian dengan jenis penelitian yang berbeda. 

Contoh 1. Laporan Penelitian Kuantitatif

  • Judul: Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Digital terhadap Hasil Belajar Siswa SMA.
  • Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media pembelajaran digital terhadap hasil belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan nilai belajar setelah penggunaan media digital dalam proses pembelajaran.
  • Pendahuluan
    Latar Belakang: Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran semakin meningkat, tetapi efektivitasnya masih perlu dibuktikan melalui penelitian.
    Rumusan Masalah: Bagaimana media pembelajaran digital berpengaruh terhadap hasil belajar siswa?
    Tujuan: Menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran digital terhadap hasil belajar siswa SMA.
  • Metodologi
    Jenis Penelitian: Kuantitatif dengan pendekatan eksperimen.
    Teknik Pengumpulan Data: Tes hasil belajar dan kuesioner.
    Lokasi Penelitian: Salah satu SMA negeri di Surabaya.
    Subjek atau Responden: 60 siswa kelas XI.
    Metode Analisis: Uji t dan analisis regresi sederhana.
  • Hasil Penelitian: Data menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat setelah menggunakan media pembelajaran digital. Hasil uji statistik juga menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan.
  • Pembahasan: Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan media digital mampu meningkatkan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Hasil ini sejalan dengan teori yang menyatakan bahwa media interaktif dapat meningkatkan efektivitas belajar.
  • Kesimpulan: Media pembelajaran digital terbukti memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.
  • Saran: Guru dapat memanfaatkan media digital secara lebih optimal sebagai pendukung kegiatan pembelajaran di kelas.

Contoh 2. Laporan Penelitian Kualitatif

  • Judul: Strategi Komunikasi UMKM dalam Membangun Loyalitas Pelanggan melalui Media Sosial.
  • Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi komunikasi yang digunakan pelaku UMKM untuk mempertahankan loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang konsisten dan responsif menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan pelanggan.
  • Pendahuluan
    Latar Belakang: Persaingan bisnis digital membuat pelaku UMKM perlu memiliki strategi komunikasi yang efektif di media sosial.
    Rumusan Masalah: Bagaimana strategi komunikasi UMKM dalam membangun loyalitas pelanggan?
    Tujuan: Mendeskripsikan strategi komunikasi yang diterapkan pelaku UMKM di media sosial.
  • Metodologi
    Jenis Penelitian: Kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
    Teknik Pengumpulan Data: Wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
    Lokasi Penelitian: Kota Surabaya.
    Subjek atau Responden: Lima pemilik UMKM dan beberapa pelanggan aktif.
    Metode Analisis: Analisis data interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
  • Hasil Penelitian: Pelaku UMKM yang aktif membangun interaksi dengan pelanggan cenderung memiliki tingkat loyalitas pelanggan yang lebih tinggi. Konten yang informatif dan pelayanan yang cepat juga menjadi faktor pendukung.
  • Pembahasan: Strategi komunikasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada promosi, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Hal tersebut memperkuat citra positif usaha di mata konsumen.
  • Kesimpulan: Komunikasi yang konsisten, personal, dan responsif berperan penting dalam meningkatkan loyalitas pelanggan.
  • Saran: Pelaku UMKM sebaiknya membuat jadwal konten dan meningkatkan kualitas interaksi dengan pelanggan di media sosial.

Contoh 3. Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

  • Saran: Guru dapat menerapkan metode ini secara berkelanjutan serta menyesuaikan topik pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik.
  • Judul: Penerapan Metode Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa.
  • Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan keaktifan siswa melalui penerapan metode Problem Based Learning. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa pada setiap siklus pembelajaran.
  • Pendahuluan
  • Latar Belakang: Keaktifan siswa di kelas masih tergolong rendah sehingga diperlukan metode pembelajaran yang lebih interaktif.
  • Rumusan Masalah: Bagaimana metode Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa?
  • Tujuan: Mengetahui efektivitas metode Problem Based Learning dalam meningkatkan keaktifan siswa.

Metodologi
Jenis Penelitian: Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
Teknik Pengumpulan Data: Observasi, dokumentasi, dan lembar penilaian aktivitas siswa.
Lokasi Penelitian: Salah satu SMP negeri di Yogyakarta.
Subjek atau Responden: 32 siswa kelas VIII.
Metode Analisis: Analisis deskriptif berdasarkan hasil setiap siklus tindakan.

  • Hasil Penelitian: Tingkat keaktifan siswa mengalami peningkatan dari siklus pertama hingga siklus kedua. Siswa lebih aktif berdiskusi, bertanya, dan menyampaikan pendapat selama pembelajaran berlangsung.
  • Pembahasan: Penerapan metode Problem Based Learning mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kolaboratif. Selain meningkatkan keaktifan, metode ini juga membantu siswa lebih mudah memahami materi pelajaran.
  • Kesimpulan: Metode Problem Based Learning efektif meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.

Artikel pertama kali ditulis oleh Dhea Salsabila, kemudian diperbarui oleh Wahyu Adji Nugraha pada 20 Juli 2026.

Picture of Wahyu Adji
Wahyu Adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di penerbit buku Deepublish

Tinggalkan Komentar