Apa Itu Bahan Ajar: Pengertian, Jenis, Komponen, dan Contoh

Bahan Ajar

Dalam proses pendidikan, para pendidik tidak terlepas dari adanya bahan ajar. Bahan pembelajaran ini turut dibutuhkan di berbagai jenjang pendidikan sebagai pedoman metode pembelajaran di kelas. 

Berikut ini adalah beberapa informasi mengenai pengertian bahan ajar, jenis-jenis bahan ajar, komponen bahan ajar dan contohnya. Semoga informasi ini dapat membantu dalam pemilihan bahan ajar yang tepat untuk proses pendidikan. 

Pengertian Bahan Ajar

Bahan ajar merupakan segala bentuk bahan yang guru dan instruktur gunakan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Bahan ajar ini bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. Bahan ajar umumnya akan menyesuaikan dengan ketentuan dan kompetensi pada kurikulum yang berlaku. 

Bahan ajar ini merupakan suatu informasi, alat dan teks yang digunakan oleh pendidik untuk merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Bahan ajar sangat penting dalam proses pembelajaran agar anak didik dan para pendidik memiliki pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran seperti materi dan bahan evaluasi. 

 Pengertian Bahan Ajar Menurut Ahli

  • Ahmadi (2010) memiliki pendapat bahwa bahan ajar merupakan segala bentuk bahan yang digunakan untuk dapat membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Bahan yang dimaksud ini bisa berupa bahan tertulis maupun tidak tertulis. 
  • Lestari (2013) berpendapat bahwa bahan ajar merupakan seperangkat materi pembelajaran yang mengacu pada kurikulum yang digunakan untuk dapat mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar yang menjadi ketentuan. 
  • Prastowo (2014) berpendapat bahwa bahan ajar merupakan segala bentuk bahan (baik dalam bentuk informasi alat maupun teks) yang tersusun secara sistematis, yang menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai oleh peserta didik dan digunakan dalam proses pembelajaran untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. Contoh bahan ajar ini yaitu buku pelajaran, modul, handout, LKS, model atau maket, bahan ajar interaktif, bahan ajar audio dan lain sebagainya. 
  • Pannen (1995) berpendapat bahwa bahan ajar merupakan bahan atau materi pelajaran yang tersusun secara sistematis yang guru dan siswa gunakan dalam proses pembelajaran. 

Baca Juga:

Jenis Jenis Bahan Ajar

Bahan pembelajaran yang digunakan dalam berbagai jenjang pendidikan memiliki beberapa jenis. Umumnya akan terbagi menjadi bahan ajar cetak dan bahan ajar non cetak. Berikut ini adalah pemahaman mengenai jenis-jenis bahan ajar sesuai dengan bentuknya. 

Bahan Ajar Cetak

Bahan ajar cetak merupakan alat pembelajaran yang digunakan oleh pendidik yang berbentuk cetak. Umumnya terbagi menjadi beberapa jenis seperti dibawah ini: 

  1. Handout

Bahan ajar yang pertama yaitu handout. Pengen acara ini merupakan suatu bahan ajar cetak yang berisi tentang poin-poin penting mengenai materi yang akan pendidik presentasikan atau ajarkan di dalam kelas yang dapat menjadi pedoman pembelajaran. 

  2. Modul

Modal merupakan suatu kesatuan bahan pembelajaran yang dapat peserta didik pelajari secara mandiri yang didalamnya terdapat komponen dan petunjuk jelas. Petunjuk jelas ini akan dapat membantu anak didik dalam memahami pembelajaran secara runut tanpa campur tangan pendidik. 

  3. Diktat

Diktat merupakan pegangan atau buku ajar yang disusun oleh pendidik. Bahan ajar cetak ini berguna sebagai acuan atau bahan pembelajaran ketika pelaksanaan pembelajaran berlangsung. 

  Buku Ajar

Buku ajar merupakan suatu pegangan untuk suatu mata pelajaran yang disusun oleh ahli di bidang terkait yang dapat membantu proses pembelajaran suatu materi. 

  4. Buku Teks

Buku teks merupakan suatu buku yang berisi uraian materi mengenai suatu mata kuliah atau bidang studi tertentu. Umumnya isinya akan disusun secara sistematis sehingga dapat menjadi pegangan. 

  5. LKS

Bahan ajar cetak yang selanjutnya yaitu LKS atau lembar kerja siswa. Bahan ajar cetak ini berisikan latihan-latihan soal seperti pilihan ganda maupun uraian untuk mengetes pemahaman peserta didik terhadap suatu materi. 

Bahan Ajar Non-Cetak

Bahan ajar non cetak dapat mendidik gunakan untuk memberikan pemahaman dengan perspektif baru serta memberikan pengalaman belajar yang menarik. Berikut ini adalah beberapa contoh dari bahan ajar non cetak. 

  1. Bahan Ajar Display

Bahan ajar display merupakan jenis bahan ajar yang berisi materi tulisan atau gambar yang dapat ditampilkan di dalam kelas tanpa menggunakan alat proyeksi. Bahan ajar display ini bisa berupa flowchart atau flipchart. 

  2. Audio

Bahan ajar audio merupakan suatu bahan ajar berupa materi yang disampaikan menggunakan suara yang dapat membantu peserta didik memahami materi dengan lebih lanjut. Contoh dari bahan ajar audio ini yaitu seperti audiobook atau podcast. 

  3. Video/Televisi

Bahan ajar video merupakan suatu jenis bahan pembelajaran yang dapat membantu peserta didik memahami materi dengan kombinasi audio dan gambar bergerak atau animasi. Contohnya seperti video pembelajaran. 

  4. Bahan Ajar Berbasis Komputer

Jenis bahan ajar yang cetak yang selanjutnya yaitu bahan ajar berbasis komputer. Bahan ajar berbasis komputer merupakan jenis bahan pembelajaran yang menggunakan perangkat komputer untuk menyampaikan isi serta melakukan evaluasi secara mandiri dan juga interaktif. 

Komponen Bahan Ajar

Menurut Pannen (2003), terdapat tiga komponen bahan ajar yaitu komponen utama, komponen pelengkap serta komponen hasil belajar atau evaluasi belajar. 

1. Komponen Utama

Komponen utama bahan ajar yaitu berisikan informasi atau topik utama yang ingin disampaikan. Materi ini harus dapat anak didik kuasai. Umumnya bahan ajar utama akan berbentuk bahan ajar cetak misalnya buku ajar dan buku pelajaran. 

2. Komponen Pelengkap

Komponen pelengkap merupakan sumber informasi atau topik tambahan yang berintegrasi dengan bahan ajar utama. Umumnya komponen pelengkap ini terdiri atas bahan pendukung cetak seperti materi pengayaan, bacaan, silabus, bahan pendukung non cetak, panduan siswa, panduan guru dan lain sebagainya. Umumnya komponen pelengkap ini dapat disajikan dalam berbagai media. 

3. Komponen Hasil Belajar

Komponen evaluasi hasil belajar merupakan perangkat soal atau butir tes sebagai alat evaluasi hasil belajar yang dapat digunakan untuk tes selama proses pembelajaran. Komponen ini berguna untuk melakukan pengetesan terhadap pemahaman peserta didik pada suatu materi. 

Temukan hasil kolaborasi kerja sama kami bersama puluhan institusi dan perusahaan non-Goverment yang bisa anda lihat di Daftar Hasil Kolaborasi Institusi bersama Institusi Jakarta untuk mengetauhi detail kerja sama yang telah kami lakukan.

Contoh Bahan Ajar 

Berikut ini adalah beberapa contoh bahan ajar yang dapat dijadikan referensi dalam pemilihan alat pembelajaran di kelas. 

 Buku Ajar

  • Judul: Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi) 
  • Penerbit: Pusat Perbukuan
  • ISBN: 978-634-00-3140-9
  • Edisi: 1
  • Penulis: Nurul Ratnawati, Bayu Kurniawan, Yeni Fitriani Agus, Purnomo
  • Link: https://buku.kemendikdasmen.go.id/katalog/ilmu-pengetahuan-sosial-untuk-smpmts-kelas-ix-edisi-revisi

 Modul

  • Judul: Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi)
  • Penerbit: Pusat Perbukuan
  • ISBN: 978-634-00-3138-6
  • Edisi: 1
  • Penulis: Agus Purnomo, Yeni Fitriani, Bayu Kurniawan, Nurul Ratnawati
  • Link: https://buku.kemendikdasmen.go.id/katalog/panduan-guru-ilmu-pengetahuan-sosial-untuk-smpmts-kelas-ix-edisi-revisi

 Video

  • Link: https://youtu.be/uY1tB1Dy28U?si=EtmnbVPh8SJct-Z2
  • Nama Channel: Portal edukasi
  • Judul: Kurikulum Merdeka Rangkuman Bahasa Indonesia kelas 9 bab 5
  • Materi: Menuju laut pembahasan tentang majas

Itulah di informasi mengenai bahan ajar mulai dari pengertian, komponen hingga contoh-contohnya dari Penerbit Deepublish Jakarta. Dengan pemahaman ini, para pendidik akan dapat memilih berbagai bahan ajar yang sesuai untuk proses pengembangan kompetensi di berbagai jenjang pendidikan.

Picture of Wahyu Adji
Wahyu Adji
Saya merupakan SEO Specialist dan Conten Writer Profesional di bidang pendidikan seputar kampus, mahasiswa dan kedosenan di penerbit buku Deepublish

Tinggalkan Komentar