Sudah punya naskah penelitian, tetapi masih bingung mencari tempat publikasi jurnal gratis? Kamu bisa menemukan berbagai portal jurnal, indeks akademik, hingga platform berbagi karya ilmiah yang membantu artikel lebih mudah ditemukan dan diakses.
Namun, ada satu hal yang perlu kamu perhatikan, bahwa tidak semua situs yang menyediakan jurnal gratis juga menerima naskah untuk diterbitkan. Karena itu, selain melihat aksesnya, kamu juga perlu mengecek fungsi platform, proses submission, biaya publikasi, dan reputasi jurnal yang dituju.
Daftar Isi
ToggleApa Itu Publikasi Jurnal?
Publikasi jurnal adalah proses menyebarluaskan hasil penelitian atau kajian ilmiah melalui jurnal akademik agar dapat dibaca, dikaji, dan dirujuk oleh masyarakat ilmiah. Naskah yang dipublikasikan biasanya telah melalui tahapan tertentu, seperti pemeriksaan awal oleh editor dan proses peer review sesuai kebijakan jurnal.
Dalam prosesnya, penulis mengirimkan artikel ke jurnal yang memiliki bidang kajian sesuai dengan topik penelitian. Setelah itu, naskah dapat diminta untuk direvisi sebelum editor menentukan apakah artikel diterima, ditolak, atau perlu diperbaiki kembali.
Sebuah artikel dapat disebut terbit secara jurnal ketika sudah diterima oleh pengelola jurnal, melewati prosedur editorial yang berlaku, dan diterbitkan dalam edisi jurnal dengan identitas publikasi yang jelas. Selain itu naskah yang sudah terpublikasi dapat meningkatkan angka kredit prestasi dosen bila melakukan Konversi KTI menjadi buku berkualitas.
Baca Juga: Bagaimana Cara Publikasi Artikel Ilmiah ke Jurnal Terpercaya?
Apa Itu Tempat Publikasi Jurnal?
Tempat publikasi jurnal adalah media atau platform yang digunakan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan karya ilmiah secara resmi. Bentuknya dapat berupa laman jurnal milik universitas, penerbit akademik, maupun platform open access yang menyediakan jurnal untuk dibaca publik.
Dalam praktiknya, istilah ini sering digunakan secara luas untuk menyebut berbagai situs yang berkaitan dengan publikasi ilmiah. Padahal, ada perbedaan antara penerbit jurnal, indeks jurnal, database ilmiah, dan platform berbagi artikel, sehingga kamu perlu mengeceknya sebelum mengirim naskah.
Baca Juga:
- Cara Mengubah Jurnal PKM Menjadi Buku Referensi atau Monograf
- Konversi Skripsi Menjadi Buku untuk Penuhi Laporan BKD
- Konversi Tesis Menjadi Buku: Solusi Penuhi BKD dengan Cepat
Rekomendasi Tempat Publikasi Jurnal
Ada banyak platform yang bisa kamu gunakan untuk mencari jurnal, mengecek reputasi publikasi, atau memperluas jangkauan artikel ilmiah. Berikut beberapa situs yang bisa kamu pertimbangkan, sekaligus fungsi masing-masing agar kamu tidak salah memilih tempat untuk mengirimkan naskah.
1. Directory of Open Access Journals (DOAJ)
Directory of Open Access Journals (DOAJ) merupakan indeks jurnal open access yang menghimpun jurnal dari berbagai negara dan disiplin ilmu. DOAJ berfokus pada peningkatan visibilitas serta akses terhadap jurnal ilmiah yang telah melalui proses peer review dan memenuhi kriteria pengindeksan tertentu.
Kalau kamu mencari tempat publikasi jurnal gratis, DOAJ lebih tepat digunakan untuk menemukan jurnal tujuan, bukan mengunggah artikel secara langsung. Kamu bisa mencari jurnal berdasarkan bidang ilmu, kemudian membuka laman jurnal terkait untuk mengecek author guidelines, biaya publikasi, dan prosedur submission.
2. Portal Garuda
GARUDA (Garba Rujukan Digital) merupakan platform yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk membantu menemukan publikasi ilmiah di Indonesia. Di dalamnya terdapat artikel, jurnal, prosiding konferensi, penerbit, serta informasi penulis dari berbagai bidang keilmuan.
GARUDA cocok kamu gunakan ketika ingin mencari jurnal nasional yang relevan dengan penelitianmu. Platform ini menyediakan fitur pencarian berdasarkan judul, jurnal, penerbit, penulis, afiliasi, hingga pilihan artikel yang memiliki berkas PDF, sehingga pencarian referensi bisa dilakukan lebih terarah.
Perlu dicatat, GARUDA bukan tempat untuk langsung melakukan submission. Jika sudah menemukan jurnal yang sesuai, kamu tetap perlu menuju laman resmi jurnal tersebut untuk melihat ketentuan dan mengirimkan artikel.
3. Neliti
Neliti dapat dimanfaatkan untuk menemukan berbagai publikasi dan hasil penelitian, khususnya yang berkaitan dengan Indonesia. Platform seperti ini membantu peneliti mencari karya ilmiah berdasarkan topik sehingga hasil penelitian yang relevan dapat ditemukan dalam satu tempat.
Bagi kamu yang sedang menyiapkan artikel, Neliti bisa menjadi salah satu sumber untuk melihat penelitian terdahulu sekaligus menelusuri publikasi yang sudah tersedia. Namun, seperti halnya mesin pencari atau repositori ilmiah lainnya, keberadaan artikel di Neliti tidak otomatis berarti kamu dapat mengirim artikel baru langsung melalui platform tersebut.
4. ResearchGate
ResearchGate merupakan jejaring profesional bagi peneliti dan akademisi untuk berbagi publikasi, berdiskusi mengenai penelitian, serta membangun koneksi dengan peneliti lain. Platform ini memungkinkan peneliti menampilkan karya dan aktivitas risetnya sehingga artikel dapat lebih mudah ditemukan oleh komunitas akademik.
ResearchGate cukup berguna untuk meningkatkan visibilitas artikel yang sudah diterbitkan. Namun, mengunggah artikel ke ResearchGate tidak sama dengan menerbitkannya di jurnal, sehingga kamu tetap harus melakukan submission melalui jurnal yang menjadi penerbit resmi karya tersebut.
5. Google Scholar
Google Scholar merupakan mesin pencari khusus literatur akademik yang membantu kamu menemukan artikel jurnal, tesis, buku, prosiding, dan berbagai karya ilmiah lainnya. Karena cakupan pencariannya luas, platform ini sering digunakan mahasiswa dan peneliti ketika mencari referensi untuk penelitian.
Google Scholar juga dapat membantu kamu melacak artikel berdasarkan nama penulis, judul penelitian, maupun topik tertentu. Meski begitu, Google Scholar bukan penerbit jurnal, sehingga artikel tidak dapat diterbitkan dengan cara mengunggah naskah langsung ke sana.
6. SINTA
Science and Technology Index (SINTA) adalah sistem informasi yang digunakan untuk mengindeks dan menampilkan kinerja publikasi serta jurnal ilmiah di Indonesia. Pada daftar jurnalnya, SINTA menampilkan informasi seperti tingkat akreditasi, bidang ilmu, indeksasi, serta metrik yang berkaitan dengan publikasi.
Untuk kamu yang sedang mencari jurnal nasional, SINTA bisa menjadi titik awal untuk mengecek jurnal berdasarkan peringkat atau status akreditasinya. Setelah menemukan jurnal yang sesuai, buka laman resmi jurnal tersebut untuk melihat persyaratan penulis dan proses submission, karena SINTA sendiri bukan tempat mengirim naskah.
7. SpringerOpen
Springer Nature Link – Journal of Big Data merupakan salah satu contoh jurnal open access yang diterbitkan Springer Nature dan dapat diakses secara terbuka. Model open access memungkinkan pembaca mengakses artikel tanpa harus membeli akses individual, tetapi status tersebut tidak selalu berarti penulis bebas biaya ketika menerbitkan artikel.
Karena itu, jika kamu tertarik menggunakan jurnal open access dari Springer, jangan hanya melihat label gratis pada sisi pembaca. Periksa halaman jurnal tujuan untuk mengetahui article processing charge atau ketentuan biaya publikasi, sekaligus memastikan topik penelitianmu sesuai dengan scope jurnal.
8. ProQuest
ProQuest merupakan penyedia database penelitian yang menghimpun berbagai sumber akademik, termasuk jurnal, disertasi, tesis, laporan, dan publikasi lainnya. ProQuest memiliki koleksi multidisiplin yang digunakan untuk kebutuhan penelitian dan penelusuran literatur akademik.
ProQuest lebih tepat kamu gunakan sebagai database untuk mencari dan menelusuri publikasi, bukan sebagai tempat publikasi jurnal gratis. Akses terhadap koleksinya juga dapat bergantung pada institusi atau perpustakaan yang berlangganan, sehingga tidak semua konten di dalamnya otomatis bisa dibaca secara gratis.
9. Jurnal Universitas Negeri
Selain portal pengindeks, kamu juga bisa mencari jurnal yang dikelola langsung oleh perguruan tinggi negeri. Banyak universitas memiliki journal management system sendiri yang memuat jurnal dari berbagai fakultas dan bidang keilmuan, sehingga kamu dapat melakukan submission langsung pada laman jurnal yang dipilih.
Cara mencarinya cukup sederhana. Kamu bisa mengetik topik penelitian diikuti kata seperti “jurnal universitas negeri” atau mencari daftar jurnal perguruan tinggi melalui SINTA dan GARUDA, kemudian mengecek laman resmi jurnal untuk mengetahui focus and scope, template, jadwal terbit, serta biaya publikasinya.
10. Moraref
Moraref (Ministry of Religious Affairs Reference) merupakan sistem rujukan yang berkaitan dengan publikasi ilmiah bidang keagamaan. Keberadaannya dapat membantu kamu menemukan jurnal dan artikel yang berkaitan dengan studi Islam serta bidang keilmuan yang berada dalam cakupan publikasi keagamaan.
Jika penelitianmu berkaitan dengan pendidikan Islam, hukum Islam, komunikasi Islam, ekonomi syariah, atau kajian keagamaan lainnya, Moraref bisa digunakan untuk menelusuri publikasi yang relevan. Namun, Moraref bukan berarti tempat kamu mengunggah naskah untuk langsung diterbitkan. Cek jurnal penerbitnya terlebih dahulu sebelum melakukan submission.
Baca Juga: Contoh Publikasi Ilmiah untuk Kenaikan Pangkat Dosen
Tips Mencari Tempat Publikasi Jurnal Terpercaya
Mencari jurnal tidak cukup hanya dengan melihat apakah artikelnya bisa dibaca secara gratis. Kamu juga perlu memastikan beberapa hal berikut:
1. Telah Dipercaya Akademisi
Salah satu cara sederhana untuk menilai jurnal adalah melihat siapa yang menerbitkannya dan bagaimana rekam jejak publikasinya. Jurnal yang dikelola universitas, lembaga penelitian, asosiasi profesi, atau penerbit akademik yang jelas biasanya memiliki informasi editorial dan kebijakan publikasi yang dapat diperiksa.
Kamu juga bisa melihat apakah jurnal tersebut tercantum dalam indeks yang kredibel seperti SINTA atau DOAJ, sesuai dengan bidang dan target publikasinya. Namun, jangan berhenti pada label indeks saja, tetap buka laman jurnal dan cek informasi editor, peer review, etika publikasi, serta arsip artikel yang sudah diterbitkan.
2. Keaktifan Terbitan Jurnal
Jurnal yang aktif biasanya memiliki jadwal penerbitan yang jelas dan secara konsisten menerbitkan artikel pada edisi-edisi sebelumnya. Kamu bisa mengecek menu archives untuk melihat apakah edisi terbaru benar-benar terbit sesuai periode yang dicantumkan.
Perhatikan juga tanggal publikasi artikel dan konsistensi volume serta nomor edisinya. Jika sebuah jurnal mencantumkan jadwal terbit yang rutin tetapi halaman artikelnya lama tidak diperbarui, kamu sebaiknya mencari alternatif lain sebelum mengirimkan naskah.
3. Terdapat Jurnal Predator atau Tidak
Jurnal predator adalah penerbitan yang mengejar biaya dari penulis tanpa memberikan proses editorial dan peer review yang layak. Salah satu tanda yang perlu kamu waspadai adalah janji publikasi sangat cepat tanpa proses penilaian naskah yang jelas, klaim indeksasi yang sulit diverifikasi, atau permintaan pembayaran dengan informasi yang tidak transparan. Sebelum mengirim artikel, cek situs resmi jurnal dan pastikan identitas penerbit, editorial board, kebijakan peer review, biaya publikasi, serta informasi kontaknya tersedia dengan jelas.
Itulah beberapa tempat publikasi ilmiah gratis dari Deepublish Jakarta yang bisa kamu manfaatkan, mulai dari jurnal universitas hingga portal untuk mencari dan mengecek publikasi ilmiah. Ingat, “gratis” tidak selalu berarti bebas biaya publikasi, jadi selalu cek ketentuan jurnal tujuan sebelum mengirimkan artikel agar proses publikasi berjalan lebih aman dan sesuai kebutuhanmu.
Sumber:
“10 Website Jurnal Ilmiah Gratis untuk Mahasiswa dan Peneliti.” IDSCIPUB Indonesian Scientific Publication, 11 Des. 2025, https://idscipub.com/id/website-jurnal-ilmiah-gratis/.
“15 Rekomendasi Situs Jurnal Internasional Gratis untuk Mahasiswa.” Universitas Pendidikan Ganesha, 6 Jun. 2023, https://undiksha.ac.id/jurnal-internasional-gratis-untuk-mahasiswa/.
“Tempat Publikasi Jurnal.” Green Publisher, 8 Jun. 2026, https://greenpublisher.id/blog/tempat-publikasi-jurnal-gratis/.





