Saat Anda melakukan review jurnal, penting untuk memperhatikan setiap detail, mulai dari format hingga cara menyampaikan kritik yang membangun. Proses ini bertujuan dalam memahami isi artikel secara mendalam dan memberikan masukan yang konstruktif. Dengan mempelajari contoh review jurnal yang baik, Anda bisa lebih percaya diri dalam menulis ulasan.
Artikel ini akan membantu Anda memahami langkah-langkah penting untuk menyusun ulasan jurnal yang tidak hanya lengkap, tetapi juga bermanfaat bagi penulis dan pembaca lainnya.
Baca Juga: Panduan Mudah Cara Publikasi Jurnal Scopus Agar Lolos Review
Daftar Isi
ToggleTujuan Review Jurnal
Tujuan review jurnal adalah memberikan gambaran yang objektif mengenai isi suatu karya ilmiah. Review membantu pembaca memahami inti penelitian tanpa harus langsung menelaah seluruh isi jurnal secara mendalam.
Selain sebagai bentuk evaluasi, review jurnal juga menjadi cara untuk menunjukkan pemahaman terhadap sebuah penelitian. Saat membuat review, kamu tidak hanya merangkum isi jurnal, tetapi juga menjelaskan bagaimana kualitas penelitian tersebut berdasarkan fakta yang disajikan.
Baca Juga: Panduan Mudah Cara Publikasi Jurnal Scopus Agar Lolos Review
Struktur Review Jurnal
Supaya hasil review mudah dipahami, penyusunannya perlu mengikuti struktur yang jelas. Struktur review jurnal meliputi:
1. Identitas Jurnal
Bagian pertama berisi informasi dasar mengenai jurnal yang diulas. Data yang biasanya dicantumkan meliputi judul artikel, nama penulis, nama jurnal, volume, nomor edisi, tahun terbit, hingga Digital Object Identifier (DOI) jika tersedia. Identitas ini memudahkan pembaca menemukan sumber asli yang sedang direview.
2. Latar Belakang atau Ringkasan PenelitianÂ
Setelah identitas, jelaskan gambaran umum penelitian secara singkat. Kamu bisa menjelaskan alasan penelitian dilakukan, permasalahan yang diangkat, tujuan penelitian, dan konteks yang melatarbelakanginya. Hindari menceritakan seluruh isi jurnal agar bagian ini tetap ringkas.
3. Metode Penelitian
Pada bagian ini, jelaskan metode yang digunakan penulis dalam melakukan penelitian. Uraikan jenis penelitian, teknik pengumpulan data, karakteristik responden atau objek penelitian, hingga metode analisis data yang digunakan. Informasi tersebut membantu pembaca memahami bagaimana penelitian dilakukan.
4. Hasil Penelitian
Selanjutnya, jelaskan hasil utama yang diperoleh penulis berdasarkan penelitian yang dilakukan. Fokuskan pada temuan penting tanpa menyalin isi jurnal secara langsung. Kamu cukup menyampaikan poin-poin yang paling relevan sehingga pembaca memperoleh gambaran mengenai hasil penelitian.
5. Analisis atau Tanggapan Reviewer
Bagian inilah yang menjadi inti sebuah review jurnal. Kamu dapat memberikan penilaian terhadap kualitas penelitian, mulai dari kejelasan pembahasan, ketepatan metode, kekuatan data, hingga relevansi hasil penelitian. Penilaian sebaiknya disampaikan secara objektif dengan didukung alasan yang logis.
6. Kelebihan dan Kekurangan Jurnal
Setelah memberikan analisis, jelaskan apa saja kelebihan yang dimiliki jurnal tersebut. Misalnya, topiknya aktual, metode penelitian sesuai, atau pembahasannya sistematis. Di sisi lain, kamu juga dapat mengulas kekurangan, seperti jumlah sampel yang terbatas, pembahasan yang kurang mendalam, atau referensi yang belum cukup mutakhir.
7. Kesimpulan
Bagian terakhir berisi simpulan singkat mengenai hasil review yang telah dilakukan. Kamu dapat menjelaskan apakah jurnal tersebut layak dijadikan referensi serta siapa saja yang dapat memanfaatkan penelitian tersebut. Kesimpulan tidak perlu panjang, tetapi tetap mampu merangkum keseluruhan hasil review.
Penerbit Buku Deepublish memiliki E-book Menulis Buku Referensi yang dapat membantu anda dalam meengubah hasil penelitian jurnal menjadi buku referensi
Format Review Jurnal
Sebelum melihat contoh review jurnal yang baik dan benar, penting untuk mengetahui aturan teknis dan format yang harus Anda ikuti. Berikut beberapa aspek penting yang harus diperhatikan:
| Bagian | Isi yang Dituliskan |
|---|---|
| Identitas Jurnal | Judul artikel, nama penulis, nama jurnal, volume, nomor, tahun, DOI (jika ada). |
| Ringkasan Penelitian | Gambaran singkat mengenai latar belakang, tujuan, dan fokus penelitian. |
| Metode Penelitian | Jenis penelitian, teknik pengumpulan data, sampel atau objek penelitian, serta metode analisis. |
| Hasil Penelitian | Temuan utama yang diperoleh penulis berdasarkan penelitian. |
| Analisis Reviewer | Penilaian terhadap kualitas penelitian berdasarkan isi jurnal. |
| Kelebihan | Hal-hal yang menjadi nilai tambah dari penelitian tersebut. |
| Kekurangan | Keterbatasan penelitian atau aspek yang masih bisa dikembangkan. |
| Kesimpulan | Ringkasan hasil review serta rekomendasi penggunaan jurnal sebagai referensi. |
Cara Membuat Review Jurnal
Berikut adalah enam langkah utama dalam mereview jurnal:
1. Baca Artikel Secara Menyeluruh
untuk memahami inti penelitian. Perhatikan tujuan penelitian, metodologi yang digunakan, hasil yang diperoleh, dan relevansi topik. Langkah ini penting untuk mendapatkan gambaran umum yang utuh sebelum melakukan penilaian lebih mendalam. Jangan lupa untuk mencatat poin-poin penting selama membaca.
2. Tentukan Kriteria Penilaian
Tetapkan kriteria evaluasi untuk menjaga konsistensi penilaian. Beberapa aspek utama meliputi kejelasan penulisan, orisinalitas ide, ketepatan dan validitas metodologi, kualitas data yang disajikan, serta kontribusi artikel terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan kriteria yang jelas, proses evaluasi menjadi lebih terstruktur dan objektif.
3. Evaluasi Kekuatan dan Kelemahan
Identifikasi kekuatan artikel, seperti metode inovatif atau hasil yang signifikan. Di sisi lain, temukan kelemahan, misalnya kurangnya data pendukung atau metode yang kurang tepat. Fokuslah pada elemen-elemen yang relevan dengan kualitas penelitian, sehingga evaluasi Anda dapat memberikan masukan yang bernilai.
4. Berikan Penilaian Kritis
Analisis secara mendalam apakah penulis berhasil menjawab pertanyaan penelitian dengan baik. Evaluasi kevalidan data dan relevansi metode yang digunakan, serta kesesuaian antara hasil penelitian dan kesimpulan. Pendekatan kritis ini membantu memastikan artikel memenuhi standar penelitian ilmiah yang baik.
5. Tulis Ulasan dengan Konstruktif
Susun ulasan dengan bahasa yang profesional dan konstruktif. Selain menyoroti kekurangan, berikan saran spesifik untuk perbaikan. Misalnya, jika data kurang memadai, sarankan penambahan dataset tertentu atau metode analisis yang lebih sesuai.
6. Berikan Rekomendasi
Akhiri proses review dengan memberikan rekomendasi. Tentukan apakah artikel layak diterima, memerlukan revisi, atau ditolak. Jika membutuhkan revisi, berikan panduan rinci mengenai bagian-bagian yang harus diperbaiki untuk meningkatkan kualitas penelitian.
Baca Juga: Cara Review Buku: Panduan Lengkap dengan Template Praktis
Contoh Review Jurnal
Contoh review jurnal bisa mencakup format dan struktur yang telah dibahas sebelumnya. Berikut adalah contoh review jurnal singkat:
Contoh Review Jurnal 1

Contoh review dari artikel jurnal https://jurnalp4i.com/index.php/secondary/article/view/11366/7404Â
Identitas Jurnal
- Judul: Efektivitas Metode Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Aplikasi KIPIN di SMA Labschool Unesa 1 Surabaya
- Penulis: Nabila Rizky Ananda, Eka Putri Aryanti, Nesa Indira Putri, Dhea Ananta Sindi Fabila, Ferdian Satria Eka Permana, Ardiansyah, dan Tauran
- Jurnal: SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah
- Volume: 6
- Nomor: 3
- Tahun Terbit: 2026
Ringkasan Penelitian
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran blended learning dengan memanfaatkan aplikasi KIPIN di SMA Labschool Unesa 1 Surabaya. Penulis ingin mengetahui sejauh mana penggunaan aplikasi tersebut mampu mendukung proses pembelajaran sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya.
Metode Penelitian
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi sehingga peneliti dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai pelaksanaan pembelajaran blended learning berbasis KIPIN di sekolah.
Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi KIPIN memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran. Aplikasi ini memudahkan siswa mengakses materi kapan saja dan di mana saja, meningkatkan kemandirian belajar, serta membuat proses belajar lebih efisien dari segi waktu maupun biaya. Meski demikian, efektivitasnya belum dirasakan secara merata karena dipengaruhi oleh kemampuan literasi digital, motivasi belajar, dan kedisiplinan setiap siswa. Selain itu, guru tetap memegang peran penting dalam memberikan arahan, motivasi, dan pendampingan agar proses pembelajaran berjalan optimal.
Kelebihan Jurnal
Jurnal ini mengangkat topik yang relevan dengan perkembangan pembelajaran digital di era saat ini. Pembahasannya tidak hanya menjelaskan manfaat penggunaan aplikasi KIPIN, tetapi juga mengulas faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas blended learning, sehingga hasil penelitian terasa lebih objektif dan aplikatif.
Kekurangan Jurnal
Penelitian hanya dilakukan pada satu sekolah sehingga hasilnya belum dapat mewakili kondisi di sekolah lain dengan karakteristik yang berbeda. Selain itu, penelitian akan semakin lengkap apabila disertai data kuantitatif mengenai peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan aplikasi KIPIN.
Kesimpulan Review
Secara keseluruhan, jurnal ini layak dijadikan referensi bagi kamu yang ingin mempelajari penerapan blended learning di lingkungan sekolah. Penelitian menunjukkan bahwa teknologi dapat mendukung proses belajar secara efektif, tetapi keberhasilannya tetap dipengaruhi oleh kesiapan siswa, kompetensi guru, dan strategi pembelajaran yang diterapkan.
Contoh Review Jurnal 2

Contoh review dari artikel jurnal https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/2402/1886Â
Identitas Jurnal
- Judul: Analisis Ujaran Kebencian pada Akun TikTok @bahlil.lahadalia Berdasarkan Etika Bahasa dan Agama
- Penulis: Aulia Humaira, Roma Kyo Kae Saniro, Nafla Faiqa, Aldo Vino Prayoga, Atikah, Syifa Aulia Saum, Carissa Suci Stevani
- Jurnal: JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner
- Volume: 04
- Nomor: 02
- Tahun Terbit: 2026
Ringkasan Penelitian
Jurnal ini membahas fenomena ujaran kebencian yang muncul pada kolom komentar akun TikTok @bahlil.lahadalia. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ujaran kebencian sekaligus mengkajinya berdasarkan perspektif etika berbahasa dan nilai-nilai agama. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan memanfaatkan data berupa komentar pengguna media sosial.
Metode Penelitian
Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi komentar pada akun TikTok yang menjadi objek penelitian, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) untuk mengelompokkan bentuk ujaran kebencian sesuai fokus penelitian.
Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ditemukan berbagai bentuk ujaran kebencian pada kolom komentar akun tersebut. Bentuk ujaran yang muncul tidak hanya berupa penghinaan, tetapi juga mengandung unsur provokasi dan penggunaan bahasa yang bertentangan dengan etika komunikasi. Penulis menyimpulkan bahwa etika berbahasa di media sosial perlu terus ditingkatkan agar ruang digital menjadi lebih sehat dan tetap menghormati nilai-nilai agama.
Kelebihan Jurnal
Jurnal mengangkat isu yang sangat relevan dengan kondisi media sosial saat ini sehingga mudah dipahami pembaca. Pembahasannya juga memadukan sudut pandang komunikasi, etika berbahasa, dan agama sehingga analisis menjadi lebih komprehensif.
Kekurangan Jurnal
Objek penelitian hanya berfokus pada satu akun TikTok sehingga hasil penelitian belum dapat menggambarkan fenomena ujaran kebencian secara lebih luas. Selain itu, pembahasan akan lebih kuat apabila disertai perbandingan dengan kasus serupa pada platform media sosial lainnya.
Kesimpulan Review
Secara keseluruhan, jurnal ini layak dijadikan referensi bagi kamu yang ingin mempelajari komunikasi digital, etika berbahasa, maupun fenomena ujaran kebencian di media sosial. Isi pembahasannya sistematis, relevan dengan perkembangan teknologi komunikasi, dan mampu memberikan gambaran mengenai pentingnya menjaga etika dalam berinteraksi di ruang digital.
Tips Membuat Review Jurnal yang Baik
Setelah memahami contoh review jurnal di atas, selanjutnya kami akan menyajikan beberapa tips yang bisa membantu Anda menghasilkan ulasan yang berkualitas. Dengan menerapkan langkah-langkah berikut, Anda dapat memastikan review yang disusun objektif, informatif, dan bermanfaat.
1. Baca Artikel dengan Teliti
Membaca artikel secara menyeluruh adalah langkah awal yang penting. Jangan hanya berhenti pada abstrak, pahami seluruh isi artikel mulai dari pendahuluan, metode, hasil, hingga kesimpulan. Selain itu, perhatikan detail-detail penting seperti data yang digunakan, argumen yang dibangun, dan referensi yang disertakan.
2. Bersikap Objektif
Objektivitas adalah kunci utama dalam mereview jurnal. Hindari penilaian subjektif yang didasarkan pada preferensi pribadi. Fokuslah pada aspek-aspek ilmiah, seperti kejelasan metodologi, validitas data, dan relevansi hasil terhadap topik penelitian. Sampaikan ulasan Anda berdasarkan fakta dan argumen yang kuat.
3. Jujur dan Konstruktif
Ketika memberikan kritik, pastikan untuk bersikap jujur namun tetap konstruktif. Jangan ragu untuk menyebutkan kelemahan dalam artikel, tetapi sertakan juga saran yang membangun untuk memperbaikinya. Pendekatan ini akan lebih dihargai oleh penulis.
Sebagai contoh, jika Anda menemukan kesalahan dalam analisis data, sertakan rekomendasi tentang cara memperbaiki atau menambahkan informasi tambahan yang relevan. Kritik yang membangun adalah bagian penting dari proses peer review yang baik.
4. Gunakan Bahasa yang Profesional
Review jurnal harus ditulis dengan bahasa formal dan profesional. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu santai atau emosional yang bisa menurunkan kredibilitas ulasan Anda. Pilih kata-kata yang tepat untuk menyampaikan pendapat secara lugas dan jelas.
Bahasa yang profesional juga mencakup penggunaan istilah teknis yang relevan dengan topik artikel. Hal ini tidak hanya menunjukkan keahlian Anda dalam bidang tersebut, tetapi juga memudahkan pembaca lain untuk memahami ulasan Anda.
5. Fokus pada Poin Utama
Jangan terlalu terperinci pada aspek yang tidak relevan atau detail kecil yang tidak memengaruhi kualitas artikel secara keseluruhan. Sebaliknya, fokuslah pada poin-poin utama seperti kejelasan tujuan penelitian, kekuatan metodologi, dan relevansi hasil.
6. Berikan Rekomendasi yang Jelas
Di akhir ulasan, pastikan Anda memberikan rekomendasi yang spesifik dan jelas. Apakah artikel layak diterima, perlu direvisi, atau sebaiknya ditolak? Jelaskan alasan di balik rekomendasi Anda agar penulis memahami perspektif Anda.
Itulah pembahasan tentang contoh review jurnal, termasuk panduan lengkap mengenai cara membuat review jurnal yang baik dan benar. Dengan memahami format, struktur, dan langkah-langkah yang tepat, Anda bisa menyusun ulasan jurnal yang profesional dan bermanfaat. Semoga artikel ini membantu Anda!






